Gendut

Belakangan ini saya teramat jengah dengan kata yang satu ini; gendut.

Rasanya setiap hari akan ada perempuan yang posting foto dengan caption gendut, ataupun komentar di foto dengan kata dan kalimat serupa. Abaikan lebar pinggang, posisi miring andalan (biar perut ketutupan), lupakan lengan gelambir, salah fokus ke pipi chubby, dan lain-lain dan sebagainya dan seterusnya.

Berat saya sekarang 69 kg, dengan tinggi 154 cm.

Iya, saya gendut.

Saya sangat suka makan dan sangat malas olahraga. Jadi saya gendut, ya sudahlah.

Ada salah satu teman yang hampir selalu bilang kalau dia gendut. Entah di sosial media, ataupun di whatssap grup. Padahal dia ga gendut. Dan ini hampir setiap hari. Iya, setiap hari.

Ada satu teman yang statusnya selalu tentang upaya supaya kurus, padahal dia sekarang sudah sangat kurus dibanding beberapa tahun lalu. Sampai beberapa orang, termasuk saya, khawatir jangan-jangan dia terobsesi pengen kurus.

Dan banyak orang yang entah karena ga ada ide mau pasang caption apa di foto selfie-nya, lalu isinya hanya tentang gendut.

You know what? You really do not need excuses to post a selfie picture. Yang suka tinggal kasih jempol, yang ga suka ya tinggal lewat aja kan?

Sungguh melelahkan.

Kalau ga mau gendut ya hidup sehat lah, olahraga teratur dong. Ga usah mengeluh dan berisik setiap saat di sosial media, capek bacanya. Sama capeknya kaya baca perseteruan tiada akhir soal politik di Indonesia.

Saya termasuk yang susah kurus, tapi ga perlu juga kan ya saya bela diri kalau ada yang bilang saya gendut. Males nulisnya, tapi yang pasti bakalan lebih males bacanya.

Round is also a shape, as I would always say many times.

Saya punya beberapa teman yang anaknya sudah disuruh diet dari mulai masuk SD dengan alasan; nanti ga ada cowok yang mau loh. Atau, cowok ganteng mana mau sama cewek gendut.

Buat saya ini sudah sangat berlebihan. Tapi bukan area saya untuk komentar.

Gendut atau kurus itu urusan masing–masing, tapi kalau setiap saat dibahas… blah banget!!!

Mari berusaha melatih pikiran supaya mampu melihat diri sendiri dan sekitar dengan lebih baik dari sekedar label gendut dan kurus.

Iklan

7 thoughts on “Gendut

  1. Yayyy.. Bravo..👍 Tulisan yg mengena karena sering banget juga lihat foto di IG model beginian.. Bahkan ada yg sampe pamer foto timbangan badan segala (pasti orangnya lagi berdiri di atas timbangan).. Aku ngerti maunya orang-orang ini dibilangin gini: ah gak gendut koq, kamu langsung gitu.. Pengen dipuji tapi “merendahkan diri” dulu.. Beuhhh😬

  2. Perempuan dan urusan berat badan emang ga perna ada abisnya ya! Hal yg sensitive buat sebagian orang kalo uda menyangkut urusan berat badan jadi mau komen juga harus hati2.😜😜

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s