Bermalam di Caravan/Holiday Park

Sejak pertama kali merasakan menginap di caravan/holiday park, rasanya saya ketagihan untuk selalu menginap di tempat seperti ini lagi. Untuk ukuran anak Jakarta yang pengalaman camping-nya cuma sepanjang persari, persami dan ospek jurusan, camping ala orang Australia ini sungguh terasa sangat mewah (pengalaman saya baru di seputar benua ini jadi belum bisa komentar tentang negara lain). Tenda yang super besar, tidur dalam sleeping bag hangat yang bisa disambung, jadi tetep bisa ndusel-ndusel M kalau saya kedinginan (iya saya baru tau kalau ada sleeping bag yang bisa disambung) 😋 dan beralaskan kasur lipat dari busa atau kasur tiup. Bahkan ada yang bawa semacam dipan lipat juga loh! Jadi ga ada deh tuh cerita sakit punggung kalau pulang camping disini.

Pertama kali menginap, kami memang berniat tidur dalam tenda. Satu lapak untuk tenda, lengkap dengan satu power point dan satu keran air, harganya berkisar $50/malam. Kamar mandi terpisah, untuk laki-laki, perempuan dan bahkan anak-anak. Lalu ada tempat cuci baju, cuci piring, area jemur. Untuk memasak, ada area barbeque lengkap dengan meja dan kursi piknik. Sedangkan untuk anak-anak, ada kolam renang dan area bermain.


Lapak kemah atau caravan ini juga ada berbagai macam. Ada lapak dengan en-suite; kamar mandi pribadi yang letaknya di sebelah lapak atau tidak jauh dari lapak. Bahkan di holiday park tempat kami menginap kemarin, ada lapak yang ramah binatang peliharaan.

Selain itu ada juga tempat penginapan berupa kabin sederhana sampai kabin besar dengan pemandangan cantik. Tetap judulnya ada harga ada barang.

Kabin yang kami ambil saat perjalanan darat kemarin lumayan besar, masing-masing 3 kamar dan salah satunya dengan bunk-bed. Anak-anak paling semangat deh kalau ada tempat tidur model ini, bahkan Eden pun mau ikut kakak-kakaknya tidur disini juga.

Malam pertama kami menginap di Blue Lake Holiday Park yang letaknya di seberang Blue Lake, Mt. Gambier. Kami mengambil kabin 3 kamar menghadap ke arah hutan. Dan pagi hari pas bangun, kami disambut kabut tebal dan udara yang super dingin. Bikin pemandangan sekitar area perkemahan tambah cantik.

Malam kedua kami menginap di sea view cabin Torquay Foreshore Caravan Park, dan beruntung banget bisa lihat matahari terbit yang luar biasa cantik dari teras kabin, walaupun udara dingin minta ampun, kami bisa jalan kaki ke pantai menikmati matahari terbit.

Untuk urusan dapur, kabin-kabin ini menyediakan peralatan masak dan makan yang lumayan lengkap. Syaratnya hanya seluruh perlengkapan harus dalam keadaan bersih saat check out.

Salah satu peraturan caravan/holiday park yang bikin saya lumayan nyureng waktu pertama kali baca adalah, ga boleh ada keributan di atas jam 10 malam dan ga boleh bikin api unggun. Kebayang kalau ada aturan macam ini di Indonesia, pasti ga laku ya bumi perkemahannya, udah capek nenteng gitar sepanjang jalan, eh jam 10 udah mesti bobo 😂

Jadi, ada yang mau ajak saya liburan bareng ga ya? 😋

Sunset dari teras kabin kami di Torquay Foreshore Caravan Park

Iklan

4 thoughts on “Bermalam di Caravan/Holiday Park

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s