Legoland Resort Malaysia – II

Setelah kelar cerita tentang Legoland Hotel, sekarang giliran cerita tentang Legoland Theme Park dan Water Park. 

4 tiket masuk theme park/water park


Kami menginap dua malam di Legoland Hotel, dan mengambil tiket terusan untuk dua hari yang berlaku konsekutif (berkelanjutan). Karena kami tiba di Legoland Resort sekitar tengah hari dan Park tutup jam 6 sore, kami putuskan untuk menggunakan tiket di hari kedua dan ketiga saja. Rencananya, kami akan ke water park di pagi hari kedua, makan siang dan kemudian ke theme park. Demikian juga dengan hari ketiga, karena bis jemputan baru akan datang jam 4.15 sore. Jadi kami akan punya cukup waktu.

Water Park


Tiket yang sudah kami beli tidak termasuk tiket masuk water park untuk Eden dan Kiran (anak di bawah 3 tahun) jadi kami harus beli tiket baru seharga @ RM11. Harga tsb termasuk 2 buah popok berenang. Lumayan deh buat tambahan, secara saya ga bawa banyak πŸ˜‹ oiya, Kiran ga ikut berenang, anak baik hati ini anteng bobo selama kami berenang.

Selain itu, untuk mendapatkan handuk, kita bisa sewa dengan harga RM30 plus deposit RM30 yang diambil saat pengembalian handuk. Kalau mau sewa gazebo juga bisa, ada beberapa pilihan paket. Tapi kalau mau pakai kursi biasa pun banyak dan kelihatannya cukup aman.


Melihat perosotan dan seluncuran, tentunya mata saya udah penuh binar-binar. Selain yang terjun tegak lurus, saya suka banget main perosotan di water park. Ralat. Saya suka banget main perosotan πŸ˜‹ Tapi mengingat punya 2 anak kecil dan salah satunya bayi yang masih perlu ASI, jadilah saya harus menahan diri.

Untunglah nana dan pop berbaik hati mau jagain Eden dan Kiran selama ibu dan daddy pergi main perosotan. Kemudian pop lanjut jagain Kiran karena ibu dan nana sibuk main di kolam ssafari sama Eden, dan daddy plus 2 anaknya ga bosan main perosotan πŸ˜„ kami akhirnya selesai setelah Kiran bangun dan mulai protes kepanasan.

Water park ini dibagi dua; area anak besar yang isinya kolam ombak dan perosotan, dan area anak kecil yang isinya kolam arus, kolam safari yang ada perosotan mini plus binatang-binatangan, dan kolam main yang sayangnya lagi renovasi.

Untuk yang malas mandi atau bilas dan mau langsung main ke theme park, bisa mengeringkan badan di Dry Station. Semacam hand dryer tapi seukuran badan dewasa πŸ˜‹ ada di beberapa tempat, dan ga gratis hehehee…

Kalau lapar pun ga perlu keluar area, ada beberapa kios dan ada resto juga dalam area water park, tapi kami ga sempat icip-icip.

Water park ini dirancang memang untuk anak-anak, jadi kalau mengharap akan menemukan perosotan yang seru mengerikan atau tinggi luar biasa untuk ukuran dewasa, anda berada di tempat yang salah πŸ˜‹ buat saya, Atlantis  Ancol dan Waterbom Bali masih lebih seru menantang.

Sekedar catatan, disarankan untuk lebih dulu ke water park. Seperti pengalaman kami kemarin, hari ketiga itu water park ditutup karena ada kandungan amoniak dalam air (lupa persisnya).  Pengumuman ini langsung dari badan pemerintah. Kebayang kalau datang jauh-jauh dan ga bisa berenang. Karena banyak anak yang sudah siap dengan perlengkapan berenang dan menangis karena ga bisa main. Untungnya ada kolam renang hotel, jadi mungkin bisa cukup menghibur. 

Theme Park


Kebetulan kamar kami menghadap di arah theme park, jadi anak-anak sudah heboh menentukan mau naik apa dan rutenya mau lewat mana dulu πŸ˜‹ 

Setelah makan siang, nana, pop dan anak-anak langsung pergi. Sedangkan kami menunggu M selesai teleconference meeting baru berangkat. 

Tiket terusan itu bisa digunakan bolak balik dalam sehari. Jadi kalau pagi sudah masuk dan mau istirahat dulu di hotel lalu siang balik lagi pun bisa. Praktis buat kami yang bawa bayi dan batita. Buat yang mau sholat pun ga usah khawatir, ada beberapa musholah tersedia di masing-masing park.

Ketika kami ketemu rombongan nana dan pop, anak-anak langsung semangat, mereka tau saya pasti mau naik segala macam roller coaster. Dan M udah lama menyerahkan urusan beginian ke saya. Dia bahagia cuma nunggu stroler di bawah πŸ˜‹

Miniatur Lego – Clark Quay Singapore


Yang paling menarik buat saya adalah miniatur bangunan terkenal di dunia yang semuanya dibuat dari Lego. Favourite saya; pelabuhan! Ada Tanah Lot dari Lego juga, dan kereeeen! ❀️ 

Seperti juga water park, permainan di theme park ini dibuat untuk anak usia sekolah deh kalau menurut saya. Jadi pergi ke Legoland Resort Malaysia itu memang betul-betul untuk anak. Walaupun tentu saja tetap seru dan menarik, apalagi buat saya yang baru pertama kali bawa Eden main ke tempat seperti ini 😍

Permainan untuk anak lumayan banyak jenisnya, apalagi kalau anak sudah usia sekolah TK. Pasti seru banget buat mereka. Dari kapal terbang, perahu, mobil dan kereta, juga ada permainan keluarga dimana ayah ibu anak semua aktif melakukan sesuatu untuk menang. Ada juga arena Lego Duplo, semacam playground untuk anak-anak balita. Untuk anak seusia Eden, ada batas minimal tinggi badan 80cm untuk bisa main. Alhamdulillah Eden lebih dari 80cm jadi ibu ga sia-sia antri sambil gendong πŸ˜‹

andalan ibu dan eden πŸ˜‹


Permainan uji nyali juga lumayan banyak, untuk anak usia belasan tahun. Ada beberapa macam jet coaster, ada permainan perahu yang kalau di Dufan namanya Niagara. Ini aselik basah kuyup parah. Pilihannya antara ganti semua pakaian termasuk sepatu, atau masuk Dry Station πŸ˜‹ entah ya beneran bakal kering atau ga.

Arena yang paling ditunggu M tentunya Star Wars. Bukan permainan uji nyali, tapi semacam film pendek. Yang paling menyenangkan adalah karena tempatnya dalam ruangan AC. Sayangnya stroler ga boleh dibawa masuk, padahal lumayan buat Kiran ngadem. Terpaksa Kiran tunggu diluar sama Nana karena lagi tidur. 


Banyak permainan yang tempatnya dalam ruangan dan tidak membolehkan stroler masuk, jadi agak susah buat kami. Gantian jaga di luar juga ga enak, kasian anak-anak menunggu. 


Selain itu yang seru tentunya hiasan Lego disana sini yang dibuat berbagai macam bentuk. Paling keren menurut saya adalah kolam musik. Jadi kalau posisi kita disebelah alat musik bass, maka suara bass akan mendominasi lagu. Begitu juga kalau kita berdiri dekat terompet, maka terompet yang mendominasi. Seru ya kalau pas banyak orang, pasti tambah keren suara musiknya.


Hari ketiga itu kami nyaris ga bisa kemana-mana. Water park ditutup, dan hujan deras plus petir ga berhenti dari pagi. Beberapa permainan di theme park pun ditutup kalau cuaca tidak memungkinkan. Anak-anak mulai uring-uringan karena tau waktu mereka ga banyak lagi.

Untunglah menjelang waktu makan siang hujan reda, jadi kami bisa pergi lagi. Beruntung hari sebelumnya kami sudah puas bermain, jadi semua senang deh πŸ˜‰

Advertisements

8 thoughts on “Legoland Resort Malaysia – II

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s