Pindahan (1)

– Ngosongin Rumah Kontrakan –

Akhirnya tgl. 16 April kemarin saya ngembaliin kunci rumah kontrakan. Selesai deh satu episode kehidupan keluarga kita di rumah pertama.

Packing dibantuin Eden sungguh ga mudah ๐Ÿ˜… banyak banget godaannya, digelendotin, diajak main, belum lagi kalau gaya sok pengen tau-nya nongol. Tumpukan yang sudah disusun rapi pun bisa sukses berantakan lagi.

Anyway, rencananya paling telat tgl. 11 April rumah sudah kosong dan bersih, karena M juga harus tugas luar 12-18 Apr. Mertua pun liburan 9-15 Apr, jadi otomatis akan ribet banget kalau saya sendirian urus semua pindahan. 

Tapi rencana ya tinggal rencana… Tukang angkut barang baru bisa datang hari Senin, 13 April. Dan barang yang kita angkut sendiri ternyata ga selesai sesuai target. Jadi pagi setelah M ke airport, saya pun lanjut angkut barang dengan nenteng Eden ๐Ÿ˜ alhamdulillah anak bayi ibu ga pernah rewel, jadi bisa cepat selesai deh.

Kemudian hari Senin datang, tukang angkut tiba dalam 3 kloter dengan 2 tujuan berbeda. Kenapa beda? Hehehe nanti ya, saya lagi mau sok drama nih sedikit… Rumah pun akhirnya kosong sekitar jam 3 sore, Eden kelihatan sudah capek dan bosan karena ruang gerak yang terbatas. Untung tetangga sebelah rumah bisa ditumpangin untuk istirahat sebentar, jadi lumayan buat Eden main anteng.

Salah satu persyaratan keluar dari rumah kontrakan (berlaku umum) adalah tentunya harus ditinggalkan dalam keadaan bersih, dan ini termasuk melakukan pembersihan dry clean karpet dengan jasa profesional. Dan karena karpet yang sudah dibersihkan sebaiknya ga di injak lagi, jadi saya pesan pembersihan dilakukan sehari sebelum pengembalian kunci.

Dari jadwal jam 3 sore, petugas baru nongol sekitar jam 4.30, tentunya dengan pemberitahuan sebelumnya bahwa ada keterlambatan. Perkiraan waktu kerja dengan 4 ruang berkarpet sekitar 1.5 jam. Pembersihan selesai sekitar jam 5.45 sore, hasilnya sungguh memuaskan! Setelah saya bersihkan seluruh rumah, plus karpet mencrang, saya jadi yakin banget kalau ga akan ada keluhan dari agen property maupun yang punya rumah. Dengan demikian kita jadi akan mendapatkan seluruh security bond sebesar biaya sewa satu bulan.

Oiya, bukti pembersihan karpet ini harus diserahkan ke agen property sebagai bukti sudah dilakukan pembersihan. Dan alhamdulillah kami mendapatkan pengembalian penuh dari security bond, tanpa keluhan ataupun potongan.

Biar bagaimanapun buat saya, rumah itu berjasa dan berkesan sekali. Akan selalu jadi salah satu sejarah perjalanan hidup keluarga kami. Semoga penghuni barunya juga akan banyak mendapat berkah dan kebahagiaan seperti yang kami rasakan di sana. 

Let the next journey begin…

  

Advertisements

17 thoughts on “Pindahan (1)

  1. kalo pindahan paling ribet emang packingnya ya…
    dan selalu sedih kalo inget2 memory di rumah itu, tapi excited juga kan ya ama rumah baru ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s