Museum Taman Prasasti

IMG_0047.JPG
Sejak lihat tempat ini di salah satu video klip-nya band Indonesia, saya penasaran banget pengen datang dan lihat sendiri. Dan baru kesampaian bertahun-tahun kemudian.

Ternyata walaupun judulnya museum, tempat ini sebetulnya adalah bekas kuburan Belanda. Jadi saya agak sedikit kesulitan cari teman yang mau diajak kesana. Untunglah akhirnya saya berhasil ngajak 2 kloter untuk foto-foto disana.

Konon katanya sebelum dibuka untuk umum tahun 1977, seluruh jenazah sudah dipindahkan jadi memang hanya nisan saja yang ada disini. Ada nisan istri pertamanya Gubernur Jendral Raffles dan juga Soe Hok Gie.

IMG_0055.JPG Kereta ini digunakan untuk membawa jenazah dari kali yang dekat pasar baru itu ke pemakaman. Bel gereja akan berdentang menandai perjalanan kereta ini. Merinding deh membayangkan suasana saat itu.

IMG_0057.JPG Saya lupa persisnya ini makam siapa, tapi konon ia mati dibunuh dan kepalanya dipasang diatas tembok seperti di foto. Tentunya tengkorak kepala yang ada sekarang ini sudah tidak asli lagi. Waktu saya kesana, ada sebagian lahan lapang yang digunakan oleh anak-anak untuk main bola, dan salah satunya duduk santai istirahat di sebelah sang tengkorak 😛

IMG_0044.JPG

IMG_0046.JPG

IMG_0045.JPG

IMG_0048.JPG

IMG_0050.JPG

IMG_0051.JPG

IMG_0052.JPG

IMG_0049.JPG

IMG_0054.JPG

IMG_0053.JPG

IMG_0056.JPG

Lokasi museum ini di Kebon Jahe, Tanah Abang. Kalau ga salah tiket masuk sekitar Rp.10.000/orang, tapi kalau kita berencana untuk foto-foto serius dengan ganti kostum ataupun buat video, tarifnya beda lagi.

Walaupun lokasinya cukup ramai, bersebelahan dengan gedung kantor pemerintah dan gelanggang remaja tapi karena rimbun dan tenang jadi rasanya seperti terlontar ke masa lalu. Ada ngeri, ada takjub melihat nisan yang dibuat demikian halus, cantik dan bermakna, juga ada rasa penasaran dan semangat.

Jadi gmana, ada yang tertarik juga buat kesini?

Advertisements

32 thoughts on “Museum Taman Prasasti

  1. yang ada tengkoraknya itu makam Pieter Eberveld, kalo gak salah. Yang pernah mau bikin pemberontakan terhadap pemerintah kolonial di Batavia dulu.. Ahahah.. lupa deh ceritanya gimana. Dulu pernah kesini sama dosen dan temen-temen dari Sastra Belanda UI, niatnya mau transkripsi tulisan-tulisan di nisannya, end up nya ya foto2 ga berkesudahan.. Aahhahah… Terakhir kesini pas ada acara Nighttime Journey at Museum, jadi beneran keliling Museum Taman Prasasti malem-maleeeem… Bukannya serem, tapi malah romantis, soalnya penerangannya pake lampu2 templok dan obor2 kecil, jadinya agak temaram dan lucu.. Sayang komunitasnya udah gak pernah ngadain acara itu lagi..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s