Latah

Bukan, saya bukan mau membahas latah ala Mak Wok yang ecopot ecopot copot itu… Tapi ini latah yang lain.

Salah satu ibu di mom’s group punya kebiasaan ngomong sambil mengernyitkan hidung, dan tanpa saya sadari, seringkali saya jadi ikutan mengernyitkan hidung setiap kali ngobrol sama dia.

Jadi ingat seorang teman di Jakarta yang entah darimana awal mulanya, tiba-tiba cara bicaranya berubah. Bibirnya sering menyang menyong kiri kanan, repot banget lihatnya. Dan saya kok ya jadi suka menyang menyong lihat dia ngomong.

Belum lagi kalau ada yang bisik-bisik di telepon, atau bicara dengan nada yang gemulai, saya jadi ikutan juga bisik-bisik atau bicara gemulai sampai eungap sesak nafas. ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ

Kebiasaan yang umum adalah kita jadi ikutan menguap (yawning) kalau melihat orang menguap. Konon katanya ada penjelasan medis soal ini terkait salah satu syaraf atau apalah gitu di kepala. Saya lupa persisnya dan ga tau apakah info itu akurat atau ga.

Ada yang suka latah juga?

Semoga latahnya adalah semua sehat dan bahagia di akhir pekan ini ya, peyuk semuanya… ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

Advertisements

16 thoughts on “Latah

  1. kalo menguap iya sik emg suka langsung ikutan.

    etapi jd kebayang, kalo misal kebiasaannya senyum ramah atau apa gitu yg enk dipandang pasti menyenangkan sekali yah, latahnya ๐Ÿ˜€

  2. Wah kalau latah memang nular ada kenalan di suka latahin orang yang latah ehhh malah sekarang di jadi latah beneran.

    Latah yang parang kalau di tempat kerja adalah latah belanja belanja satu belanja semuuua.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s