Nana & Pram

Beberapa minggu lalu saya ceritanya mau ikutan mom’s group di komunitas multikultural Ishar. Tapi karena masih belum boleh nyetir, jadilah minta diantar Nana (panggilannya ibu mertua).

Malam sebelumnya saya minta diajarin buka dan lipat stroler supaya besok ga bingung, tapi M bilang Nana bisa kok jadi ga masalah. Baiklah, secara stroler ini juga lungsuran dari anaknya M ya harusnya bukan barang baru lagi buat Nana.

Acara kumpul-kumpul berlangsung dari jam 10.00 – 12.00. Jam 9.45 kita sudah parkir di halaman Mirrabooka community center. Turunin stroler dan pindahin Eden dari baby capsul, aman.

Walaupun percakapan berikut bikin waspada;
Saya: I asked M to show me how to fold and unfold the pram, but he said you know how to do it (sambil buka strolernya)
Nana: well, I don’t know how but i’m sure we’ll figure it out.
Saya: nyengir waspada
Nana: somehow i got the feeling we’ll be in trouble…

Anyway, masuklah kita ke gedung community center itu. Ternyata Ishar adanya di basement dan kami ga nemu lift. Jadi saya pikir mau ganti aja pakai capsul lagi, lebih praktis daripada nenteng stroler segede itu.

Dan kemudian drama pun dimulai…

Eden digendong Nana, saya lipat stroler. Berulang kali dicoba, itu stroler ga berubah sedikitpun. Eden nangisnya mulai histeris dan jerit-jerit. Gantian Nana nyoba dan ga berhasil. Saya coba masukin ke bagasi sedemikian adanya dan ga muat 😂. Angkat tlp, M ini bgmanaaaa? Kok ga mo nglipet? Iya, saya mulai panik n pengen nangis.

Sampai akhirnya ada ibu-ibu nyamperin kita dan bantuin lipat stroler. Slep! Ga sampe 3 detik dia sudah simpan stroler dengan manis di bagasi. Rasanya pengen saya cium deh tuh ibu 😅

Selesai drama saya langsung masuk mobil buat menyusui Eden. Dan udah hampir setengah 12 dong pas juragan asi ini kenyang. Jadi kita berdua mutusin untuk balik aja, ga jadi ikut acaranya Ishar. 🙈🙈🙈

Btw ya, ternyata sebelumnya Nana ngalamin kejadian yang sama di tempat adiknya M. Ga ngerti cara lipat stroler dan berakhir dengan si stroler masuk mobil sedemikian adanya tanpa dilipat 😬

Kata Nana; i think i’m officially failed being a grandma now 😅
Saya cengengesan aja deh yaaa…

Advertisements

5 thoughts on “Nana & Pram

  1. Pingback: Mom’s Group | Blue Sky and Us

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s