Tempat Pembuangan Sampah – TIP

Daerah tempat kita tinggal sekarang ini punya jadwal pengambilan sampah setiap hari Rabu jam 6 pagi. Dewan kota menyediakan tempat sampah untuk setiap rumah dengan ukuran 240liter. Kalau diperlukan tempat sampah kedua bisa diberikan dengan tambahan biaya.

Sebelum jam 6 pagi hari Rabu, tempat sampah harus diletakkan dipinggir jalan dan berjarak minimal 1meter dari benda lain. Hal ini untuk memudahkan tangan otomatis mengangkat, memindahkan sampah ke truk dan meletakkan kembali. Beratnya tidak boleh melebihi 70kg dan terlalu penuh sehingga tidak tertutup rapat.

Barang berikut tidak boleh dibuang di tempat sampah residensial:
Debu/sampah pembangunan, cairan, tabung gas, engine parts, benda rumah tangga yang berbahaya (battery rumah/aki mobil, oli kendaraan, lampu bekas, cat dan zat kimia, obat-obatan).

Diluar sampah rutin ada juga jadwal pengambilan sampah hijau dan sampah barang bekas yang dilakukan 2 kali dalam setahun.

Yang dimaksud sampah hijau adalah:
Batang/ranting dengan panjang maks 1.5meter, batang/ranting dengan diameter lebih dari 25cm harus dipotong sepanjang maks 30cm, daun-daunan harus dimasukkan dalam kardus atau kantong recycle yang disediakan oleh Dewan Kota.

Sedangkan barang bekas rumah tangga dapat berupa:
E-waste (komputer dan barang elektronik), kasur/matras, furniture, barang besi/metal.

Barang bekas rumah tangga boleh ditempatkan di halaman depan rumah dalam waktu 9 hari sebelum jadwal pengambilan sampah.

Nah, biasanya kalau sudah mendekati hari pengambilan sampah bekas rumah tangga, orang-orang mulai berkeliaran. Karena kadang barang yang dibuang masih dalam kondisi bagus dan masih bisa dipergunakan. Saya pernah lihat ada yang buang satu set sofa, alat fitnes, bbq, sepeda, mainan anak, rak buku, dll. Kemarin banyak yang buang tv analog karena di Australia sudah beralih ke digital.

Pertama kali kami ke tempat pembuangan sampah karena kami baru pindahan dan juga beli barang dimana sampah kardus, stereofoam jadi menumpuk dan ga bisa lagi muat di tempat sampah. Kedua kalinya waktu bantu mertua buang sampah tv analog-nya yang segede gaban. Jangan mikir kalau tempat ini seperti Bantar Gebang ya, beda banget!

Tempat pembuangan sampah ini terbagi dua;
– Tempat pembuangan berbayar.
Dimana semua sampah tinggal lempar aja dan ga perlu pilah-pilah lagi.
Yang ini ga seru karena lengkap dengan bau-bauan dan berdebu.
Cara penghitungan biayanya, diloket kedatangan mobil melewati jembatan timbang dan diloket keluar melewati jembatan timbang lagi. Selisih timbangan tsb yang dihitung untuk besaran biaya yang harus dibayar.
– Tempat pembuangan gratis.
Bagian ini seru, karena bisa dibilang barang masih cukup bagus dan disusun rapi dan layak pakai. Furniture, sepeda, barang elektronik, pakaian, barang pecah belah, mainan anak, macam-macam deh. Dan barang ini boleh loh kita beli dengan biaya yang sangat murah.

Beberapa waktu lalu Dewan Kota membagikan pamflet yang isinya mengenai hal-hal di atas, juga voucher gratis pembuangan sampah ke Tip.

Waktu saya posting cerita ini di FB, langsung banyak yang pesan minta ambilin ini itu hahahaha… Adek saya bercita-cita cari mainan anak dan double stroller kalau besok datang ke sini.

20140207-104205.jpg

20140207-104227.jpg

20140207-104246.jpg

20140207-104137.jpg

20140207-105409.jpg

20140207-105430.jpg

Advertisements

2 thoughts on “Tempat Pembuangan Sampah – TIP

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s