SIM International

20140205-104738.jpg

Sebelum pindahan ke Perth, ga kepikir sebelumnya untuk urus SIM Internasional. Mungkin karena sudah kebiasaan duduk manis jadi penumpang ya, tapi pembahasan soal saya nyetir di Perth memang ga pernah muncul.

Sampai di Perth, kami masih tinggal sementara di rumah mamapapabule karena rumah kontrakan belum siap ditempatin. Mamabule suka ajak saya ke shopping mall dekat rumah, dan saya kok ga enak hati membiarkan beliau nyetir. Karena beliau tau saya bisa nyetir dan sempat saya supirin juga dari hotel ke airport di Jakarta, dengan santainya beliau langsung kasih kunci mobil ke saya.

Beberapa waktu setelahnya pun saya masih cuek dan santai saja nyetir, cuma bermodalkan SIM Jakarta. Secara juga ga ada kelihatan polisi sama sekali di jalanan. Dan satu lagi nih. Maaf ya, bukan sombong. Tapi kalau sudah biasa nyetir di Jakarta atau kota besar di Indonesia, saya yakin deh kalau kita ga bakal nemu kesulitan nyetir di negara lain. Apalagi Australia ini setir kanan seperti di Indonesia. Nyetir di Jakarta atau Perth sama-sama harus ekstra sabar. Di Jakarta, harus ekstra sabar kalau di klakson atau di pepet orang dengan jalanan super ketat (belum lagi kalau disenggol kendaraan lain). Di Perth, harus ekstra sabar nunggu jalanan kosong atau amat sangat lega sebelum memotong jalur. Dari yang nyetir dengan ga boleh ada celah, sekarang nyetirnya harus punya celah besaaaar…

Kemudian suatu hari saya ketemu Mbak Lilis, yang mengingatkan bahwa saya harus punya SIM yang sesuai, apalagi status saya waktu itu masih turis dan menanti persetujuan partner visa. Langsung nyali saya ciut. Takut kalau terjadi apa-apa dan visa saya ga disetujui. Gawat! Saya langsung ga mau nyetir lagi hahaha… Saya berniat untuk bikin SIM Internasional setibanya di Jakarta nanti.

Setelah cari info dari Google dan buka website TMC Metro, ternyata proses bikin SIM ini ga sesulit proses SIM biasa. Kita bisa langsung datang ke Korlantas Polri di Jl. MT Haryono. Untung saya yang diantar Ibunda tersayang ini dapat supir taksi yang pernah antar orang bikin SIM, jadi kami ga tersasar. Kita putar balik di kolong Cawang/Uki, ga jauh nanti kelihatan gedungnya. Sejajar sama kedutaan Arab Saudi deh.

Berikut persyaratan yang harus dibawa:
– KTP asli dan fotocopy
– SIM asli dan fotocopy
– Paspor asli dan fotocopy
– Materai 6000
– 3 lembar pasfoto berwarna 4×6 (latar biru, pria berdasi, wanita berblazer)

Biaya:
– SIM baru Rp.250.000
– SIM perpanjangan Rp.225.000

Memasuki ruang pengurusan SIM Internasional, langsung ambil nomor antrian di mesin otomatis dan duduk manis menunggu panggilan. Kemudian mengisi formulir dan melakukan pembayaran, ada kwitansi resminya loh. Setelah itu pengambilan foto dan sidik jari. Selesai deh. Keseluruhan proses memakan waktu sekitar 10-15 menit/orang.

Bahagia banget rasanya melihat ada instasi yang melakukan proses dengan baik, tanpa calo dan sogokan. Semacam masih ada harapan untuk perbaikan negara tercinta.

SIM Internasional ini berbentuk buku kecil, didalamnya ada berbagai bahasa yang menerangkan fungsi dan aturan berlakunya SIM tsb. Ada bahasa Inggris, Rusia, Spanyol, Cina, Jerman, Arab dan Perancis. Kategori kendaraan dibuat sesuai SIM Indonesia yang kita punya. SIM berlaku selama 3 tahun, tapi tidak berlaku apabila pemegang SIM menetap di negara tujuan sebagai penduduk.

Setelah saya cek di salah satu website resmi pemerintah Australia, dengan status visa saya, diperbolehkan menggunakan SIM Internasional selama 3 bulan terhitung dari tgl kedatangan. Kemudian saya harus mengurus SIM lokal.

Doakan semoga proses pengambilan SIM Australia saya lancar ya…

Advertisements

7 thoughts on “SIM International

  1. nah kemaren aku nemu kartu di swalayan disini yang ngucapin selamat sudah dapat SIM. Hwa…big thing banget ya, sementara di Indonesia punya SIM itu biasa aja, nabrak orang sampai mati juga biasa aja ^_^

    Good luck ya, semoga lancar.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s