Kemping di Kalbarri

Setelah beberapa minggu persiapan, akhirnya jadi juga deh rencana kita mau camping. Ternyata camping ala bule itu beda banget sama yang biasa kita kerjain di Indonesia. Sempet bengong juga pas diajak ke beberapa toko perlengkapan outdoor seperti Anaconda, Ray’s dan BCF (boating, camping, fishing). Buat saya, camping itu ya tidur alakadarnya pake sleeping bag dalam tenda, punya tikar untuk duduk dan siap untuk ga mandi secara toilet pasti alakadarnya banget. Jadi pas Masbul sibuk melototin tenda, kursi, kasur tiup, dipan lipat, alat barbeque dan segala macem, saya sempet protes. Heloooow, ini camping gtu loh, ngapain sih beli begituan, mahal pulak. Jawabannya cuma, ya ini kan peralatan standar, nanti sakit dong badannya kalau ga nyaman tidur karena alasnya keras. Dan demikianlah, saya nyengir aja deh pas akhirnya segala tenda, sleeping bag, kursi, meja, kasur tiup, termos, kotak pendingin, perlengkapan makan, lampu dan kabel penyambung listrik yang super panjang itu pelan-pelan masuk keranjang belanjaan. Baru pulang belanja aja bagasi udah penuh, ga kebayang deh pas nanti berangkat bakal kaya apa.

Kita memutuskan lokasi camping pertama ini di Kalbarri, lumayan jauh dari Perth, sekitar 590km atau 8 jam perjalanan. Makanya kita nginepnya jadi 2 malam, supaya ga terlalu babak belur di jalan. Salah satu alasan kenapa Kalbarri, karena posisinya agak ke utara jadi kita berharap suhunya belum akan terlalu dingin.

Dan hari itu, Sabtu, 1 Juni 2013 jam 6 pagi, berangkatlah kita dari rumah. Suhu 8 derajat aja dong… Mulai berdoa semoga cuaca di Kalbarri beneran akan lebih hangat.

Sekitar waktu makan siang kita tiba di Geraldton, penampakan kotanya cantik berlaut biru. Muter-muter sedikit dan akhirnya nyangkut di McD, makan siang praktis dan lanjut mampir ke IGA supermarket beli perbekalan. Mengingat bagasi udah sesak jadi kita cuma beli roti dan mie instan. Kita bawa cukup banyak buah, jus dan cemilan dari rumah. Ini satu lagi yang beda, keluarga saya itu tukang ngunyah, jadi kalau pergi jauh pasti segala macam kunyahan kesukaan masing-masing tersedia di mobil. Sementara Masbul ini cemilannya buah dan fruit bar kekekekekekk… Berat yak?

Perjalanan luar kota di Western Australia umumnya melewati peternakan, hutan, padang rumput dan padang pasir. Kalau beruntung ya bisa ketemu kangguru juga di pinggir jalan atau malah nyebrang jalan. Saya ga bosan deh liat ratusan domba, sapi, kuda, alpaca (ga paham Bhs. Indonesia-nya apa), kambing dan segala macam di peternakan yang kita lewatin. Plus padang rumput hijau yang kayanya ga putus-putus.

Kita sampe di Kalbarri sekitar jam 430, langsung ke Murchison River Caravan Park (www.murcp.com.au). Wihhh seru, berbagai model caravan, campervan dan tenda belatakan disana. Kalau ga bawa tenda atau caravan, kita juga bisa menginap di cabin yang disediakan. Setiap spot dapat fasilitas 1 colokan listrik dan 1 keran air. Dan kita ga boleh nyalain api untuk masak ataupun bikin api unggun karena caravan park ini berada dalam wilayah Kalbarri National Park. Tapi disediakan area dan fasilitas untuk barbeque, juga ruang laundry dan toilet plus shower yang tentu saja lengkap ada air panas dan dingin. Nyaman dan bersih, sayangnya ga sempat ambil foto karena selalu ada orang lain. Ga enak hati mo ambil fotonya.

image

image

Tenda kita ukurannya cukup besar, terbagi 3 ruang di dalamnya. Ruang tengah untuk barang dan kiri kanan untuk kamar tidur. Ga butuh waktu lama untuk berdiriin tenda, praktis banget. Selain itu ada tenda cover juga untuk nahan angin dan hujan. Selesai tiup kasur dan gelar sleeping bag, kita keluarin perbekalan deh. Abis itu mandi dan molorrr… Gelap gulita dan sepi, karena salah satu peraturannya adalah ga boleh berisik terutama setelah jam 10 malam. Kalbarri memang lebih hangat sih dibanding Perth, tapi anginya ya ampooon ngagebeg pisan. Untung kita beli sleeping bag-nya yang kiri-kanan jadi bisa disambung, plus kasur tiup dan bantal yang bikin berasa bobok nyaman di kamar sendiri.

Hari Minggu, 2 Juni 2013.

Pagi-pagi kita udah nongkrong di pantai seberang caravan park untuk lihat Pelican Feeding. Acara ini diadakan setiap hari jam 845 pagi. Agak molor secara pelikannya males melipir ke pantai, tapi untung kebagian juga liatnya.

image

Setelah selesai kita langsung menuju The Loop (Nature’s Window) dan Z-Bend. Sayang sungainya lagi kering jadi mungkin kalau dilihat fotonya ga terlalu kelihatan River Gorges-nya. Kedua tempat ini bisa dicapai dengan jalan kaki, dan lokasinya ga jauh dari parkiran mobil. Kita berdua pengen bisa balik lagi karena penasaran pengen nyobain walking track-nya, seru banget pasti bisa keliling di sepanjang river gorges dengan pemandangan yang spektakuler begitu.

image

Perjalanan lanjut menyusuri Coastal Cliffs. Haduhhh keren bgts! Tebing-tebing cantik sepanjang 13km ini bentuknya macam-macam. Berurutan dari lokasi terluar Kalbarri, ada Natural Bridge, Island Rock, Shellhouse Grandstand, Eagle Gorge, Pot Alley, Rainbow Valley, Mushroom Rock, dan terakhir Red Bluff. Perjalanan kita ditutup dengan lihat matahari terbenam dari pantai Red Bluff. Disini juga ada walking track sepanjang pesisir coastal cliff, kebayang cantik banget deh pasti… Moga-moga ada kesempatan untuk bisa balik lagi.

image

Pas beli makan malam, after sunset-nya kelihatan cantik banget. Ditambah puluhan burung yang mondar mandir berisik, langit masih semburat senja, beneran cantik.

image

Senin, 3 Juni 2013.

Pagi selesai sarapan kita langsung siap-siap pulang. Perjalanan panjang kembali ke Perth. Ga jauh dari Kalbarri, ada danau merah muda namanya Hutt Lagoon. Danaunya luas banget dan pagi itu warnanya betul-betul merah muda. Warnanya ini terbentuk dari ganggang, dan juga kadar garam yang tinggi (semoga ga salah penjelasannya). Jadi ingat Pink Beach-nya Pulau Komodo yang butiran pasirnya merah muda (peyuk gerombolan Sujana-Jejak Kaki kesayangan). Sayang kita ga nemu spot untuk parkir jadi ga bisa deh ambil foto.

Seperti rute berangkat, kita mampir lagi di Geraldton untuk makan siang. Sekalian juga mampir di tugu peringatan HMAS Sydney II Memorial. Tugu yang dibangun untuk memperingati gugurnya 645 orang kru kapal perang HMAS Sydney II waktu perang dunia kedua. Atap tugu terbuat dari perak berbentuk elang laut berjumlah 645, sesuai dengan jumlah kru yang gugur. Oiya, kapal Belanda yang namanya Batavia itu juga terdampar dekat Geraldton pada saat berlayar menuju Jakarta. Jadi jangan heran kalau pas mampir disini lihat ada beberapa plang bertuliskan ‘Batavia’.

image

Terakhir kita mampir ke Pinnacles. Cerita soal ini nanti dibahas terpisah aja ya, keren dan antik banget soalnya.

Sedikit tips untuk berlibur disini:
1. Usahakan tiba ditujuan sebelum gelap, karena jalanan luar kota umumnya sepi banget dan jarang pemukiman.
2. Kangguru senang berkeliaran sekitar waktu matahari terbit dan terbenam. Dengan jalan luar kota yang mulus, kecepatan kendaraan 100km/jam dan ukuran kangguru yang gude, kecelakaan fatal bisa terjadi kalau kita sampai nabrak mereka.
3. Selalu sedia botol air minum yang terisi penuh, karena di lokasi wisata jarang sekali tersedia toko. Beberapa tempat malah betul-betul hanya area parkir tanpa pos penjagaan.
4. Lebih baik selalu mampir kalau ada tempat peristirahatan dan pom bensin. Karena, percaya deh, tempat peristirahatan selanjutnya jauh banget. Ga seperti di Indonesia yang banyak rumah penduduk, rumah makan maupun wc umum.
5. Sesuai aturan fatigue management, sebaiknya berhenti untuk istirahat setiap 2 jam sekali.
6. Matahari disini tuh teriknya ga bohong, dan kering banget udaranya. Jadi selain kacamata hitam dan sunscreen, harus banyak minum karena buat kita yang terbiasa dengan matahari dan kelembaban negara tropis, beneran bisa bikin sakit kepala atau bahkan muntah. Yup, saya yang ga takut matahari udah ngalamin bagian ga enak ini, padahal cuman nonton Masbul main hoki aja di lapangan.

Demikian ya, semoga cerita liburan selanjutnya bisa segera diposting…

Advertisements

2 thoughts on “Kemping di Kalbarri

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s